Kembali aku mendua. Ini bukalah kali yang pertama. Entah sudah yang keberapa. Yang jelas aku tak mau menghitungnya.
Ini bukan salahnya, ini murni aku yang berdosa. Entah selalu ada yang kurang rasanya. Bukan, bukan urusan bercinta. Atau rasa yang dia hujankan padaku semata. Entah karena apa. Mungkin akunya saja yang gila. Aku yang ingin main mata. Aku butuh rasa yang berbeda. Yang pasti bukan dia.
Bosan.
Dengan rutinitas yang itu-itu saja. Hidupku terasa hampa. Cinta tak lebih dari sekedar kata. Rindu bukan lagi hal yang aku damba. Yang pasti bukan dari dia. Aku mau yang lainnya. Entah siapa.
Aku serakah.
Dengan segala yang aku punya. Masih juga tidak mensyukurinya.
Sungguh harusnya cukup aku bahagia dengan si empunya. Namun hati tidak pernah berpuas diri, aku manusia biasa. Hidup dalam dunia yang serba iri dengan tetangga. Jadilah aku terus meminta, hal yang lebih daripada lainnya.
Sama halnya dengan soal si dia.
Aku tidak mau cuma satu, lebih baik dua, atau malah tiga.
Asalkan aku tidak berdua saja dengan dia. Bukan, bukan cuma dia. Aku cuma berpura-pura. Selama ini aku hidup dalam dusta, aku tak lagi cinta.
Hmm.. Aku bosan dengan dia. Dengan setengah rasa yang mampu diberinya. Dan aku tak pernah merasa terpenuhi karenanya. Mungkin sebaiknya kita sudahi saja. Toh cinta tak lagi ada..